Kamis, 26 Desember 2019

Four Pillars Of Character


Dalam buku New Wave Marketing (2008) dan Connect (2009), sudah disinggung bahwa bumi masih tetap bulat, tetapi pasarlah yang menjadi datar! Kenapa datar? ya, karena sekarang semua orang sudah bisa ter-connect dengan lebih mudah satu sama lain. Dalam konteks bisnis, Connectivity terjadi tidak hanya anatara perusahaan dan pelanggan, namun juga diantara sesama pelanggan sendiri. Dan ini berlaku baik dunia nyata maupun dunia maya. Akibatnya, ya itu tadi arus informasi tidak vertikal seperti dulu lagi.
Lalu, bagaimana menjadikan hubungan bisnis kita dengan pelanggan bisa berkelanjutan? “Trust is absolutely key to long term success. you can’t have any succes without trust”, demikian kata-kata dari Jim Burke, mantan CEO Johnson & Johnson. Ya, menurutnya kepercayaanlah kunci untuk membangun kesuksesan jangka panjang.Akan tetapi dalam buku Hermawan (2012) , aspek Character-lah yang justru lebih penting. Logikanya sederhana. Akankah anda percaya dengan salesman yang pintar, kominikatif, presentasinya yahud, namun suka bohong? tentu tidak.
Peran Character dalam penerapan selling sangat penting. Untuk mendeskripsikan karakterk akan dibahas 4 dari 6 pilar karakter yang dikembangkan oleh Josephson Institute of Ethics.
Trustworthiness
Dalam model Josephson Institute of Ethics, ketika seorang anak berusia 4-6 tahun, ia sebaiknya mulai belajar tentang trustworthiness. Anak itu mulai belajar tentang kejujuran sebagai salah satu wujud trustworthiness yang merupakan elemen dasar dari ethics.
Trustworthiness digambarkan dengan warna biru. Anda tahu makna yang terkandung didalamnya? warna biru itu selalu identik dengan laut atau samudera yang sangat dalam. Selain itu, biru juga identik dengan langit yang sangat luas. Kejujuran dan Integritas Seseorang manusia mestinya sedalam samudra dan setinggi langit biru yang tidak terbatas. Pada Intinya, hal ini harus melekat pada diri seseorang kapan pun, dimana pun, serta saat dia bersama siapa pun.
Respect
Setelah jujur dan integritas, lantas apa selanjutnya? Jawabannya adalah respect. Hal ini dapat berwujud tindakan untuk memperlakukan orang lain dengan hormat, menoleransi perbedaan, dan mengatasi ketidaksepahaman dengan baik. seorang anak berusia 6-8 tahun disarankan oleh Josephson Institute of Ethics untuk mendalami respect. Warna emas untuk menyimbolkan respect. Jika kita imajinasikan, apa yang terlintas dibenak kita saat menilai emas? Anda pasti akan melihat benda itu sebagai sesuatu yang sarat nilai. ya. Respect itu seprti halnya emas yang sangat bernilai. Emas dihargai dimana pun dibelahan bumi.

Sabtu, 21 Desember 2019

Kunjungan Industri Koperasi Kop Sae dan Agrowisata Petik Madu Malang


       Fakultas Ilmu Pendidikan merupakan salah satu pusat penyelenggara pendidikan tinggi di kawasan pendidikan Universitas Hasyim Asy’ari.Saat ini Fakultas Ilmu Pendidikan memiliki 5 (lima) Program Studi dengan jenjang Sarjana S1, di antaranya adalah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan IPA, Pendidikan Matematika. Visi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hasyim Asy’ari adalah pusat pengembangan ilmu pengetahuan dengan jiwa entrepreneur berbasis nilai keislaman untuk mencetak generasi insan kamil.  
Mahasiswa merupakan generasi yang berada pada jenjang pendidikan terakhir yang dibentuk untuk siap memasuki dunia kerja. Akan tetapi dengan zaman yang semakin maju serta persaingan angkatan kerja yang semakin ketat menjadikan banyak mahasiswa yang menganggur setelah menjadi sarjana. Oleh karena itu untuk menghindari hal tersebut penanaman dan pengembengan jiwa entrepreneur dan bisnis di kalangan mahasiswa sangatlah penting supaya mahasiswa memiliki bekal wawasan dan lebih siap dalam menghadapai dunia kerja setelah masa study.
  Banyak cara yang dapat mahasiswa lakukan untuk mengembangkan jiwa entrepreneur selama kegiatan kunjungan industri ini, salah satunya adalah dengan cara memperhatikan apa yang akan dipresentasikan oleh perusahaan. Selain itu, dapat pula dengan melakukan tanya jawab yang berkaitan dengan mata kuliah yang dipelajari dan berkaitan dengan perusahaan terkait. Dengan harapan agar apa yang dipelajari pada saat perkuliahan dapat tergambarkan kegunaannya secara langsung dalam dunia kerja dan dapat diterapkan dalam menjalankan bisnis yang mahasiswa miliki nantinya.
                                                                  Kegiatan Kunjungan ke Agrowisata petik madu
                                     
                                                                 Kegiatan Kunjungan Kop Sae
       Dalam artikel yang saya tulis pada alamat URL https://scholar.google.co.id/citations?user=WknSzuQAAAAJ&hl=id , Universitas Hasyim Asy’ari Jombang merupakan suatu universitas yang melakukan pembinaan kewirausahaan melalui kegiatan perkuliahan kewirausahaan selama 3 semester. Pembinaan kewirausahaan mahasiswa ini diharapkan dapat menghasilkan wirausaha muda berbasis keilmuan sehingga dapat menaikkan rasio wirausaha nasional diatas 2 % sebagaimana negara-negara maju (Badan Pusat Statistik, 2015). Tingkat pengangguran terbuka di Indonesia pada tahun 2015 yang cukup tinggi (1.008.660 orang) dengan jumlah pengangguran 6,40% berasal dari lulusan S1 dan 7,54% lulusan D3 secara tidak langsung dapat terselesaikan. Pembinaan kewirausahaan juga diharapkan dapat mengubah pola pikir lulusan perguruan tinggi dari pencari kerja (job seeker) menjadi pencipta lapangan pekerjaan (job creator).
                                                                    Video ini  menjelaskan mengapa sarang lebah berbentuk
                                                                     segienam beraturan




 
biz.